Acara pelantikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang terpilih di Kota Kotamobagu, diwarnai dengan aksi demo mahasiswa, Selasa (10/9/2024).
Kedatangan mereka ke Kantor DPRD sempat memanas, terjadi aksi saling dorong antara aparat Satpol-PP, Kepolisian dan massa aksi.
Salah satu mahasiswa Irham Sengkei, mengatakan bila ada beberapa hal penting yang membuat mereka datang ke kantor DPRD Kotamobagu.
“Tuntutan utama mendesak DPRD Membuat program kerja 100 hari kerja,” ungkapnya.
Selain dari penyusunan RKPD dengan target 100 hari, menurut Irham ada juga hal-hal penting yang menjadi Tuntutan mereka.
“Alokasi dana pendidikan dan mendorong DPRD untuk beasiswa bagi masyarakat yang kurang mampu,” bebernya.
Selain itu, kata Irham, DPRD jangan lembek dalam hal pengawasan terhadap perguruan tinggi yang ada di Kota Kotamobagu.
Syarifuddin Juaiddi Mokodongan, menemui sekelompok mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Kotamobagu. Usai mengikuti sidang paripurna pelantikannya, politisi dari Partai NasDem itu segera keluar dari gedung untuk berdialog langsung dengan para mahasiswa yang menyampaikan aspirasi mereka.
Dalam aksi yang berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian dan Satpol-PP Syarifuddin Mokodongan mendengarkan tuntutan mahasiswa sambil mengajak mereka berdiskusi secara terbuka. Ia menegaskan bahwa DPRD siap mengawal program-program pemerintah dan menampung segala bentuk aspirasi masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa.
“Kami akan mengawal semua program-program pemerintah, termasuk menerima semua aspirasi adik-adik sekalian, tapi jangan anarkis,” ucap Syarifuddin di hadapan peserta aksi.
Lebih lanjut, Syarifuddin mengimbau para mahasiswa agar turut berperan aktif dalam mengawasi kinerja pemerintah.
Ia meminta mahasiswa untuk membantu memberikan informasi dan aspirasi yang dapat mendukung kinerja DPRD dalam mewujudkan pembangunan yang sesuai dengan aturan.
“Kepada adik-adik sekalian, tolong untuk membantu kami, informasi apapun, tolong disampaikan kepada kami, termasuk aspirasi adik-adik sekalian. Saya menegaskan, bahwa tugas kami hari ini adalah bagaimana proses pembangunan di Kotamobagu berjalan sesuai aturan,” ucap lanjutnya.
Syarifuddin juga mengatakan bahwa pihaknya mendukung tuntutan mahasiswa terkait peningkatan kualitas pendidikan di Kotamobagu.
“Kalau tuntutannya tentang kemajuan pendidikan, kita dukung bersama,” pungkasnya.